Pages

Kamis, 03 Juni 2010

Tanda-tanda Kegagapan

Sebenarnya gagap tidaknya seorang anak sudah bisa dideteksi sejak fase

true speech (bicara benar) di usia 18 bulan. Kegagapan ini akan tampak jelas di usia 4- 5 tahun, karena pada usia ini seharusnya perkembangan bahasa anak sudah baik, pemahamannya sudah bagus, pembentukan kalimat, bahasa ekspresif, dan kelancaran bicaranya juga sudah bagus, serta sosialisasi anak pun sudah lebih luas.

Kondisi gagap pada anak bervariasi dari yang ringan sampai berat. Pada gagap yang berat, selain sulit atau bahkan tak mampu mengucapkan kata dengan huruf awal b, d, s, dan t. Huruf b, d, s, t adalah huruf yang membutuhkan tenaga pada saat mengucapkannya dan justru kata-kata yang diawali dengan huruf itulah yang sering mengalami gangguan pengucapan pada penderita gagap.

Penderita gagap umumnya juga sering diikuti oleh gerakan berulang pada bagian tubuh yang tak bisa dia kendalikan. Namanyatics, yang terjadi pada wajah atau gerak-gerak kecil pada bagian punggung yang berulang dan tak terkendali. Gerakan ini merupakan representasi perjuangan dari dalam dirinya yang berat untuk dapat berbicara lancar. Napasnya pun relatif lebih cepat. Serangan gagap ini dapat terjadi setiap saat dan pada situasi-situasi tertentu seperti harus berbicara di

hadapan orang-orang yang dianggapnya memiliki kelebihan daripada dirinya.

Sementara pada gagap yang ringan, anak dalam keadaan tertentu dapat bicara normal dan lancar saat sedang sendiri, berbisik, menyanyi, dan di antara orang-orang yang dia anggap lebih rendah posisi atau usianya dibanding dirinya. Serangan gagap bisa dialami bila ia merasa malu, rendah diri atau terlampau menyadari kondisi dirinya.

Secara umum tanda-tanda kegagapan yang harus diwaspadai oleh orangtua maupun guru menurut Dr. Ehud Yairi, Ph.D. dari Department of Speech and Hearing Science, Universitas Illinois, Amerika Serikat adalah sebagai berikut :

· Mengulang-ulang bunyi lebih dari dua kali, seperti i-i-i-ini.

· Anak tampak tegang dan berjuang untuk bicara (tampak dari otot-otot wajah, terutama di sekitar mulut)

· Nada suara mungkin naik seiring pengulangan

· Kadang suara anak seperti tercekat, udara atau suara tertahan selama beberapa detik.

· Jika anak mengalami kegagapan dalam 10% lebih pembicaraannya, maka kegagapannya dianggap cukup parah.

0 komentar: